Tidak ada ilmu yang sia-sia
Mungkin beberapa orang beranggapan dari sekian banyak ilmu yang ia dapatkan selama mengenyam pendidikan, tidak serta merta bisa diaplikasikan didunia kerja. Saya termasuk orang yang percaya bahwa tidak ada ilmu yang sia-sia.
Dan bagi saya pribadi, materi-materi yang saya dapatkan saat saya kuliah
justru berguna ketika kita sudah memasuki dunia kerja. Tidak percaya?
Ini pendapat saya:
Jadi kesimpulan saya, ilmu yang didapatkan ketika kuliah itu terpakai di dunia kerja.
- Algoritma. Bagi seorang programmer, algoritma adalah hal mutlak yang perlu dipelajari. Algoritma mengajarkan bagaimana cara berpikir dan menyelesaikan masalah melalui baris-baris kode program.
- Bahasa Pemrograman. Bahasa pemrograman yang diajarkan di kampus bisa bermacam-macam, mulai dari C++, Java, PHP, .NET, dll. Mata kuliah ini akan membuat mahasiswa terbiasa menuliskan algoritma menjadi sebuah program utuh yang bisa digunakan. Yang dipermasalahkan banyak mahasiswa (dan lulusan) adalah bahasa yang mereka pelajari di kampus tidak sesuai dengan job desc mereka saat bekerja. Seharusnya hal ini bukan menjadi sebuah masalah jika mereka memiliki mindset bagaimana, bukan apa.
- Sistem Operasi. Karena pada dasarnya kita menulis sebuah program diatas sebuah sistem operasi, maka pengetahuan tentang sistem operasi itu menjadi hal yang penting. Misalnya pada bahasa Java diatas sistem operasi Windows, terkadang kita harus melakukan konfigurasi PATH di sistem operasi. Ruby on Rails (dan beberapa framework lain) banyak menggunakan perintah-perintah yang harus diketikkan menggunakan command line untuk bisa menggunakannya. Lihat, disini pengetahuan tentang sistem operasi menjadi hal yang penting.
- Jaringan. Walaupun hanya sebatas pengetahuan dasar, namun hal ini cukup penting. Pernah suatu saat ketika saya kuliah, ada tugas kelompok untuk membuat sistem berbasis web. Disitu kelompok saya menggunakan 1 laptop sebagai webserver dan laptop lain untuk melakukan coding secara keroyokan. Untuk menghubungkan satu laptop dengan laptop yang lain membutuhkan pengetahuan tentang jaringan.
- Perancangan Sistem. Sebagai orang yang berkecimpung dalam dunia software development, pengetahuan tentang perancangan sistem akan penting nantinya. Kita bisa melihat kebutuhan apa saja yang akan digunakan dalam pembuatan perangkat lunak, bagaimana desain databasenya, bagaimana alur datanya, apa bentuk datanya dll. Jadi jangan sampai karena terlalu semangat kita langsung menulis kode, namun berhenti di tengah jalan karena kebingungan tidak tahu harus apalagi.
- Database. Saat ini kebanyakan perangkat lunak yang dibuat membutuhkan database untuk melakukan penyimpanan data, disinilah pentingnya kita mempelajari database, walaupun hanya sekedar CRUD.
- Mata kuliah yang berhubungan dengan matematika. Disini contohnya adalah kalkulus, matematika diskret, aljabar, dll. Yang saya pahami, ilmu-ilmu tersebut lebih mengarah ke tujuan dibuatnya perangkat lunak. Bagi orang yang terbiasa membuat website, ilmu-ilmu itu mungkin tidak akan banyak dipakai, bahkan tidak dipakai sama sekali. Namun jika kita membuat program yang jauh lebih rumit, misalnya program arsitek, astronomi hingga kedokteran, bukan hal yang mustahil ilmu-ilmu tersebut justru akan dipakai. Coba sempatkan membaca artikel ini, disitu penulisnya menulis tentang penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari — yang bisa diimplementasikan dalam bentuk program.
Jadi kesimpulan saya, ilmu yang didapatkan ketika kuliah itu terpakai di dunia kerja.

0 comments